Home » , » Dinas Peternakan dan BPS Lebak Laksanakan Pendataan Sapi dan Kerbau

Dinas Peternakan dan BPS Lebak Laksanakan Pendataan Sapi dan Kerbau

Written By Seputar Lebak on Senin, 06 Juni 2011 | 05.11

Seputar Lebak - Pendataan hewan ternak jenis sapi dan kerbau yang dilaksanakan secara serentak dari tanggal 1-30 Juni 2001 di Indonesia oleh Kementrian Peternakan dan bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) mulai dilaksanakan diberbagai wilayah, di Kabupaten Lebak Banten sendiri pendataan sudah mulai dilaksanakan di tiap-tiap desa yang tersebar di Lebak. Untuk menyukseskan pendataan selama satu bulan ini Dinas Peternakan dan BPS Lebak sudah menyiapkan petugas sebanyak 480 orang yang sebelumnya sudah mendapatkan pelatihan, komposisi petugas pendatan terbagi kedalam 366 Petugas Cacah Lapangan, 86 Pemeriksa Lapangan dan 28 Koordinator Statistik Kecamatan.
Tujuan pelaksanaan pendataan sapi dan kerbau ini adalah untuk mengetahui populasi hewan ternak disuatu wilayah dan juga untuk mendukung program swasembada daging sapi dan kerbau skala nasional. Sementara itu kebutuhan daging sapi di Lebak sebagian besar masih mendatangkan dari luar kabupaten, "kebutuhan daging sapi di Lebak hampir 95% itu masih impor dari luar, kita berupaya untuk meningkatkan populasi hewan ternak di Lebak" ujar Rosmantoro selaku Sekretaris Dinas Peternakan Lebak kepada wartawan, Senin (06/06).
Data sementara populasi hewan ternak jenis sapi dan kerbau di Lebak adalah sebanyak 4700 ekor untuk sapi dan 50-60 ribu untuk kerbau, hal itu pula yang mendapat perhatian dari pemerintah untuk meningkatkan jumlah dan kualitas hewan ternak agar terpenuhi kebutuhan akan konsumsi daging sapi dan kerbau. Untuk mencegah semakin berkurangnya hewan ternak yang masih produktif , maka pemerintah dalam hal ini Kementrian Pertanian mengeluarkan peraturan No.18 Tahun 2009 tentang Perternakan dan Kesehatan Hewan, yang salah satunya melarang menyembelih hewan ternak yang masih produktif atau usia dibawah 8 tahun.


Sementara itu ditemui di kantornya Kepala BPS Lebak Dadang Ahdiat, menyatakan pelaksanaan pendataan sapi dan kerbau salah satunya adalah untuk mendukung program swasembada daging nasional pada tahun 2014. "Dalam kegiatan ini juga ada yang namanya monitoring kualitas PSPK 2011dari BPS Pusat dan BPS Provinsi, jadi nanti kita mengambil sampel dibeberapa desa yang sudah selesai melakukan uji, bilamana dilapangan ditemukan kekeliruan makan petugas akan mengirin data melalui SMS gateway" tegasnya.(Ari S)


0 komentar: