Home » , » Petani Keluhkan Hasil Panen

Petani Keluhkan Hasil Panen

Written By Seputar Lebak on Sabtu, 04 Juni 2011 | 04.00



Seputar Lebak,- Ribuan meter persegi lahan sawah yang ditanami padi oleh warga Kp. Cibungur Lebak Kelurahan Rangkasbitung Timur Rangkasbitung Lebak Banten, Jumat (02/06), sudah mulai dipanen. Para petani sibuk memanen padi dan selanjutnya akan dijual ke tengkulak yang sudah menunggu dipinggir sawah. Sebagian lahan sawah yang digarap petani adalah milik orang lain biasanya para petani mendapat upah setelah panen."Saya cuma ngurusin sawah milik orang Jakarta, upah yang saya terima dari per 7 Kg itu cuma 1 Kg gabah" tutur Jaya warga Kp. Cibungur Lebak kepada wartawan.


Menurut penuturan sejumlah petani hasil panen kali ini tidak mengalami peningkatan yang signifikan hal tersebut dipengaruhi oleh cuaca yang tidak menentu, meski para petani mendapatkan bantuan pupuk dari Dinas Pertanian Kabupaten Lebak tetapi hasil panen kali ini kurang memuaskan dibanding panen sebelumnya. Saat ini harga gabah mengalami penurunan dari panen sebelumnya, untuk gabah basah dihargai Rp 2.500/Kg dan Rp 3.000/Kg untuk gabah kering, pada panen lalu biasanya petani bisa menjual lebih tinggi Rp 500/Kg untuk gabah kering dan basah. Penurunan harga gabah tersebut selain dipicu oleh faktor cuaca dan juga oleh banyaknya beras impor dari Thailand yang dijual dipasaran. "Biasanya kalau cuaca bagus hasil panen bisa lebih banyak, karena sekarang di pasar banyak beras dari Thailand sehingga mempengaruhi harga beras lokal" ujar salah seorang petani yang namanya tidak ingin disebutkan. Sementara itu aktivitas di tempat pengumpulan gabah hasil panen yang dikoordinir oleh Rostiawati (35) dipenuhi oleh para petani yang ingin menjual hasil panennya. "Gabah ini nantinya akan dibawa ke Mitra Dolog di Warunggunung yang dikelola oleh pak Bambang Fajar Suseno" ujar Rostiawati. (AR)

0 komentar: