Home » » PT SAJ Tunggak Uang Pesangon

PT SAJ Tunggak Uang Pesangon

Written By Seputar Lebak on Jumat, 23 Desember 2011 | 20.00

PANDEGLANG, (SL) – Puluhan mantan karyawan PT Santosa Asih Jaya (SAJ) mempertanyakan uang pesangon yang hingga kini belum dibayarkan oleh pihak perusahaan. PT SAJ sebagai perusahaan rekanan PT PLN yang meliputi wilayah kerja Banten Selatan, diketahui telah habis masa kontrak kerja dengan dengan PT PLN pada akhir November kemarin.
Pardamaian Hariandja, salah seorang mantan karyawan PT SAJ mengaku hingga kini belum menerima uang pesangon dari perusahaan. Bahkan, kata Pardamaian, pihak perusahaan yang kini tidak diketahui keberadaannya tidak menginformasikan kapan uang pesanon tersebut akan dibayarkan. “Kalau gaji udah kita terima tapi uang pesangon yang besarnya Rp82 perbulan itu hingga sekarang belum dibayar. Kita sangat mengharapkan pihak perusahaan segera memberikan hak karyawan, jangan menunda dan tidak memberikan informasi yang tidak jelas,” keluhnya.


Sementara Manajer PT SAJ, Rosadi saat dihubungi Seputar Lebak mengatakan, pembayaran uang pesangon masih menunggu kabar dari pusat. “Kami masih tunggu droping dari pusat. Untuk menentukan waktu pembayaran kita menunggu masuknya teransfer dari pusat dan itu tersebut sudah kami teruskan,” tulis Rosadi, melalui pesan singkat.
Namun Rosadi tidak merinci berapa besaran uang pesangon yang harus dibayarkan dan jumlah karyawan yang menerima uang pesangon.
Ditemui terpisah, anggota Komisi IV DPRD Pandeglang Sumista mengungkapkan, pembayaran uang pesangon itu merupakan wewenang dan masalah intern perusahaan. Jadi sebenarnya, kata dia, masalah itu harus diselesaikan secara intern perusahaan. Namun bila ternyata ada hak karyawan yang belum disalurkan idealnya harus segera dibayakan. “Bila memang ada hak karyawan yang belum diberikan maka pihak perusahaan harus segera menyelesaikannya. Saya harap jangan ada penundaan pembayaran lagi, apalagi diketahui perusahaan tersebut sudah tidak beroperasi lagi di Pandeglang,” katanya, Selasa (20/12), kepada Seputar Lebak.
Dirinya menyayangkan atas tindakan perusahaan yang hingga kini belum menyelesaikan pembayaran pesangon kepada puluhan mantan karyawannya. Harusnya hal tersebut tidak perlu terjadi bila memang ada komunikasi yang baik antara perusahaan dengan karyawan. (Rie)

0 komentar: