Home » » Pererat Silaturahmi Mahasiswa STISIP SETIA BUDHI Gelar Buka Puasa Bersama

Pererat Silaturahmi Mahasiswa STISIP SETIA BUDHI Gelar Buka Puasa Bersama

Written By Seputar Lebak on Sabtu, 06 Agustus 2011 | 09.19




RANGKASBITUNG, (SL) – Dalam rangka mempererat silaturahmi antar mahasiswa STISIP Setia Budhi Rangkasbitung jurusan Ilmu Pemerintahan (IP) semester 5 menggelar buka puasa bersama, Sabtu (6/8).
Buka puasa bersama yang diikuti oleh seluruh mahasiswa STISIP Setia Budhi jurusan IP semester 5 dan dosen wali tersebut berlangsung di tempat wisata kota Balong Sentral Rangkabitung, Lebak, Banten.



Ketua kelas IP semester 5, Dede Rucky Rachmat mengatakan, acara buka puasa bersama tersebut sangat bagus untuk memperat siahturahmi dan temu kangen selama libur panjang perkuliahan. “Saya bersyukur teman-teman mahasiswa dapat meluangkan waktu untuk mengadakan acara buka puasa bersama. Kedepan saya berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan kembali dan tidak hanya pada bulan Ramadhan saja” tuturnya kepada Seputar Lebak.
Tambah Dede, dirinya berharap mahasiswa sebagai social control dapat berperan aktiv dalam mengawasi proses pembangunan dan menjadi agent of change di tengah masyarakat Banten. Dede mengajak rekan-rekan mahasiswa agar dapat memperkuat tali silahturahmi sesama mahasiswa STISIP Setia Budhi.
Sementara itu dosen wali kelas jurusan IP 5, Wahid Ahmad mengapresiasi kegiatan buka puasa tersebut, dirinya berharap dengan diselenggarakan kegiatan tersebut dapat mempererat silahturahmi antar mahasiswa dan dosen. Kata Wahid, selain acara buka puasa bersama pada kesempatan tersebut juga membahas perwalian mahasiswa IP 5 untuk menghadapi perkualiahan semester ganjil yang akan dimulai pada bulan Oktober mendatang.
“Semoga IP 5 dapat tetap kompak dan bertahan sampai nanti menyelesaikan pendidikan strata satu di STISIP Setia Budhi. Saya berusaha untuk terus memotivasi rekan-rekan mahasiswa agar kedepan lebih eksis dan menumbuhkan semangat dalam proses perkuliahan agar mahasiswa menjadi agent of change yang sesungguhnya” tutur Wahid. (ari)





0 komentar: