Home » » Petugas Kesulitan Evakuasi Puluhan Imigran

Petugas Kesulitan Evakuasi Puluhan Imigran

Written By Seputar Lebak on Jumat, 18 November 2011 | 07.38

PANDEGLANG, (SL) - Puluhan petugas gabungan dari Direktorat Polisi Air (Ditpolair) Polda Banten, Polsek dan Polres Pandeglang, Kamis (17/11) mulai melakukan evakuasi terhadap 62 imigran yang terdampar di perairan Panaitan, Kecamatan Sumur, Pandeglang. Puluhan imigran yang berasal dari empat negara, yakni Irak, Iran Pakistan dan Afganistan diantaranya adalah anak-anak dan diantaranya mengalami cidera ringan akibat benturan di dalam kapal yang mereka tumpangi serta kekurangan makanan.
Hingga hari ini (kemarin), proses evakuasi terhadap puluhan imigran yang hendak masuk Australia itu, masih berlangsung. Rencananya, sebelum dibawa ke pihak Imigrasi, para imigran yang terluka terlebih dahulu di tampung di Pulau Pecang Tanjung Lesung untuk mendapatkan perawatan medis.


Pantauan Seputar Lebak dilapangan, di dalam kapal yang terdampar tersebut, terdapat 62 imigran yan berasal dari empat Negara seperti Irak, Iran, Pakistan dan Afganistan. Dari jumlah puluhan imigran tersebut, terdapat belasan anak-anak. Bahkan beberapa diantanya mengalami cidera yang diduga akibat benturan dari terseretnya kapal yang mereka tumpangi, sehingga perlu mendapatkan perawatan medis yang cukup intensive. Hanya saja, keberadaan puluhan imigran terlebih dahulu diketahui petugas Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), sehingga keberadaan para imigran itu pun langsung diinformasikan kepada aparat kepolisian dan Ditpolair, dengan segera melakukan evakuasi.
Karena jarak kepulauan Panaitan tempat kapal imigran bersandar cukup jauh, maka proses evakuasi sedikit mengalami hambatan. Namun, hari ini (kemarin) sebagian imigran tersebut sudah dapat di evakuasi dan ditampung di Pulau Pecang untuk mendapatkan perawatan medis serta diberikan makanan.
Kasubit Gakum Ditpolair Polda Banten, Kompol Taswin, mengatakan, sejak Rabu (16/11), petugas Ditpolair dibantu pihak kepolisian wilayah setempat, telah menuju ke lokasi guna melakukan evakuasi terhadap 62 orang imigran yang terdampar di pulau Panaitan.
“Saat ini petugas sedang membawa para imigran. Diperkirakan petang mereka baru bisa sampai di pesisir pantai,” katanya kepada Seputar Lebak.
Taswin mengatakan, dari 62 imigran sebagian diantarannya mengalami cidea ringan sehingga perlu mendapatkan perawatan medis. Sebelum dibawa ke pihak Imigrasi puluhan imigran itu ditampung terlebih dahulu di Pulau Pecang Tanjung Lesung untuk mendapatkan perawatan medis bagi imigran yang terluka serta pemberian makanan.
“Dalam rombongan ini juga ada sebagian anak-anak. Tetapi jumlahnya saya lupa, karena memang kami masih melakukan pendataan lebih rinci,” ungkapnya.
Menurutnya, saat diperiksa sebagian dari para imigran tersebut memang membawa dokumen perjalanan. Namun karena pihaknya ragu dengan dokumen-dokumen yang dimiliki para imigran, maka pihaknya tetap mengamankan para imigran ini untuk diproses di Keimigrasian.
“Diduga mereka akan menuju ke negara Australia. Namun karena cuaca buruk akhirnya kapal yang mereka tumpangi terhempas hingga terseret ke Pulau Panaitan,” katanya. (arie)

0 komentar: